Blue and White Illustrative Web Development Twitter Header

Written by Super User on . Hits: 304

Meneladani Akhlak Mulia Nabi Muhammad SAW dan Menghidupkan Shalawat Dalam Kehidupan

Kultum Devis

Kegiatan kultum yang diadakan setelah sholat dzuhur berjamaah di musholla al-Ahkam pada Kamis, 5 Maret 2026 disampaikan oleh Devis Aji Pratama, S.H., dalam Tausiyahnya disampaikan bahwa sebagai umat Nabi Muhammad SAW, agar senantiasa meneladani akhlak mulia Nabi SAW sebagaimana diriwayatkan dalam berbagai hadis. Rasulullah dikenal sebagai pribadi yang sangat jujur dan amanah, bahkan sebelum diangkat menjadi Nabi. Dalam sebuah hadis juga diceritakan bahwa beliau selalu bersikap lembut kepada keluarga, pemaaf yang paling dalam, serta memperlakukan tetangga dan tamu dengan penuh penghormatan. Keteladanan lainnya adalah sikap pemaaf, kesabaran yang luar biasa, serta kebiasaan beliau mendoakan kebaikan bahkan bagi orang yang pernah menyakitinya. Bahkan pada masa akhir hayatnya nabi Muhammad SAW selalu memikirkan umatnya, dengan harapan agar umatnya mendapatkan syafaat dari Nabi Muhammad SAW di akhir kelak.

Lebih lanjut, penceramah menjelaskan bahwa akhlak Rasulullah tidak hanya tercermin dalam perkataan, tetapi juga dalam sikap penuh kasih sayang, kesabaran, dan keadilan. Beliau senantiasa memperlakukan semua orang dengan kelembutan, bahkan kepada mereka yang memusuhinya. Sikap inilah yang menjadikan dakwah beliau diterima luas oleh berbagai kalangan. Keteladanan tersebut menjadi pelajaran penting bahwa kekuatan akhlak sering kali lebih berpengaruh dibandingkan sekadar kata-kata.

Disampaikan pula pentingnya memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad saw sebagai bentuk cinta dan penghormatan umat Islam kepada Rasulullah. Bershalawat diyakini membawa banyak keutamaan, di antaranya mendatangkan rahmat Allah, menghapus dosa, serta mendekatkan seorang muslim kepada Rasulullah di hari kiamat. Selain itu, shalawat juga menjadi sarana menghidupkan hati dan mengingatkan umat akan perjuangan besar Rasulullah dalam menyebarkan ajaran Islam. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk senantiasa melantunkan shalawat dalam berbagai kesempatan.

Sebagai penutup, penceramah membacakan syair shalawat yang sering dilantunkan dalam berbagai majelis, yaitu “Muhammadun basyarun la kal basyari, bal huwa kal yaquti bainal hajari.” Syair tersebut menggambarkan kemuliaan Rasulullah sebagai manusia yang paling mulia di antara manusia lainnya. Maknanya menegaskan bahwa meskipun Rasulullah adalah manusia, kedudukannya sangat istimewa seperti permata di antara bebatuan. Dengan memahami makna tersebut, diharapkan umat semakin mencintai Rasulullah dan menjadikan beliau sebagai teladan utama dalam kehidupan sehari-hari.(BZR)

Add comment


Security code
Refresh

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Labuan Bajo

Jl. Frans Nala, Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat, NTT

Telp:

0385-2443235

Email :

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

gps Lokasi Kami

whatsapp 082213369895

instagram @pa_labuanbajo

facebook @pengadilanagama.labuanbajo

youtube PA Labuan Bajo

tiktok @palabajo

Copyright Pengadilan Agama Labuan Bajo© 2025